
Lamongan – Anggota DPR RI Bapak Ahmad Labib melaksanakan kegiatan sosialisasi dan pemberdayaan pemuda bertema “Internalisasi Nilai 4 Pilar Kebangsaan bagi Pemuda Karang Taruna menuju Masyarakat yang Tangguh dan Berdaya Saing” pada hari Minggu, 3 November 2025. Kegiatan berlangsung di Aula Kecamatan Lamongan dan dihadiri oleh ratusan pemuda yang tergabung dalam Karang Taruna dari berbagai desa dan kecamatan. Kehadiran peserta menunjukkan antusiasme generasi muda Lamongan dalam memahami dan mengamalkan nilai Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam sambutannya, Bapak Ahmad Labib menekankan pentingnya peran pemuda sebagai agen perubahan dan penggerak pembangunan di tingkat lokal. Beliau menegaskan bahwa internalisasi nilai 4 Pilar Kebangsaan tidak hanya menjadi kewajiban moral, tetapi juga menjadi dasar membentuk karakter pemuda yang tangguh, kreatif, dan berdaya saing tinggi. Ahmad Labib juga mengingatkan bahwa generasi muda harus mampu menerapkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari, baik di keluarga, lingkungan sosial, maupun dalam organisasi seperti Karang Taruna.
Kegiatan ini menghadirkan sesi dialog interaktif yang memberikan ruang bagi pemuda untuk menyampaikan aspirasi dan pengalaman mereka terkait penerapan nilai-nilai kebangsaan di masyarakat. Diskusi ini membahas berbagai tantangan yang dihadapi pemuda, seperti tekanan globalisasi, penyebaran informasi palsu, serta rendahnya kepedulian terhadap toleransi dan persatuan. Melalui sesi ini, pemuda Karang Taruna diajak untuk mengeksplorasi cara-cara kreatif menginternalisasi nilai 4 Pilar dalam aktivitas sosial, ekonomi, dan kepemimpinan komunitas.
Selain dialog, kegiatan juga dilengkapi dengan pelatihan praktis seperti simulasi pengambilan keputusan berbasis 4 Pilar, workshop kreativitas digital, dan aksi sosial sederhana di lingkungan sekitar. Workshop literasi digital bertujuan agar pemuda mampu memproduksi konten kreatif yang menyebarkan nilai kebangsaan secara modern dan relevan dengan generasi mereka. Sementara aksi sosial seperti gotong royong dan penanaman pohon menjadi sarana bagi peserta untuk menerapkan nilai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika secara nyata dalam masyarakat.
Ahmad Labib menekankan bahwa Karang Taruna memiliki peran strategis dalam membentuk karakter pemuda. Ia berharap kegiatan ini menjadi momentum bagi generasi muda Lamongan untuk tidak hanya memahami teori kebangsaan, tetapi juga mampu mengimplementasikannya melalui tindakan nyata yang berdampak positif bagi masyarakat. Beliau juga mengajak seluruh peserta untuk menjadi pelopor kerjasama, toleransi, dan kepedulian sosial sebagai bagian dari penguatan nilai kebangsaan.
Kegiatan yang digagas oleh Ahmad Labib ini diakhiri dengan penandatanganan komitmen bersama oleh seluruh peserta Karang Taruna untuk terus menerapkan nilai 4 Pilar dalam kehidupan sehari-hari. Diharapkan, kegiatan ini akan menjadi inspirasi bagi kabupaten lain dalam memperkuat peran pemuda sebagai pilar penting pembangunan daerah, sekaligus menjaga persatuan dan memperkuat identitas kebangsaan.






















