DENPASAR, Radarinspirasi.com – Rencana penutupan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwung pada 1 Maret 2026 diprotes Forum Swakelola Sampah Bali. Dalam pertemuan dengan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka, forum meminta kebijakan tersebut ditunda karena dinilai berpotensi memicu krisis sampah di Bali.
Aspirasi itu disampaikan langsung saat agenda makan siang Wakil Presiden di Warung Sari Manis, Jumat (13/2/2026). Ketua Forum Swakelola Sampah Bali, I Wayan Suarta, menegaskan kesiapan infrastruktur pengolahan sampah di Denpasar dan Badung belum memadai untuk menanggung beban jika TPA Suwung ditutup dalam waktu dekat.
“Teknologi pengolahan sampah di Denpasar dan Badung belum sepenuhnya siap menampung beban sampah apabila TPA Suwung segera ditutup,” ujar Suarta, Sabtu (14/2/2026).
Menurutnya, alat pengolah sampah berkapasitas 600 ton per hari baru direncanakan siap beroperasi pada November mendatang. Sementara proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PSEL) sebagai solusi jangka panjang diproyeksikan beroperasi dua tahun ke depan. Ia menilai transisi menuju sistem pengelolaan modern membutuhkan waktu dan koordinasi lintas kementerian, terutama Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), agar tidak dilakukan tergesa-gesa.
Forum juga menyuarakan keresahan masyarakat, pelaku hotel, restoran, dan kafe (HOREKA), serta penggiat lingkungan atas potensi penumpukan sampah yang dapat berdampak pada kesehatan publik dan citra pariwisata Bali.
Suarta mengungkapkan pihaknya telah melayangkan surat kepada Presiden dan kementerian terkait untuk meminta penundaan penutupan TPA Suwung. Ia juga menyoroti pelarangan penggunaan insinerator yang sebelumnya sudah dibeli dan sempat dioperasikan.
“Beberapa insinerator yang sudah dibeli dan sempat dioperasionalkan dilarang. Itu menambah beban ke TPA. Seharusnya sebagian sampah bisa diselesaikan di sumbernya, sekarang semuanya harus dibuang ke TPA,” tegasnya.
Dalam pertemuan tersebut, Suarta menyebut Wakil Presiden mempertanyakan ke mana sampah akan dialihkan jika TPA benar-benar ditutup sesuai jadwal. Forum menilai keberadaan TPA Suwung masih menjadi penyangga utama pengelolaan sampah di Bali.
Forum Swakelola Sampah Bali berharap pemerintah pusat dapat membangun sinergi matang dengan pemerintah daerah agar pengelolaan sampah dilakukan bertahap, profesional, dan tidak mengorbankan reputasi Bali sebagai destinasi wisata dunia yang bersih dan berkelanjutan. (Red-Radarinspirasi)
























