PPPK Klungkung Pesta Miras Terancam Dipecat

banner 468x60

KLUNGKUNG, Radarinspirasi.com – Empat pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di UPTD Pengelolaan Pasar Klungkung terancam pemecatan setelah kedapatan mengonsumsi minuman keras saat jam kerja di area Pasar Umum Galiran. Tindakan indisipliner itu terekam kamera pengawas (CCTV) dan memicu sorotan terhadap integritas aparatur di lingkungan Pemkab Klungkung.

Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Klungkung, I Komang Dharma Suyasa, membenarkan kejadian tersebut pada Rabu (4/3/2026). Keempat PPPK itu diketahui bertugas sebagai petugas parkir dan keamanan—posisi strategis yang berkaitan langsung dengan pengelolaan retribusi dan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

banner 336x280

Rekaman CCTV memperlihatkan para pegawai mengonsumsi miras saat masih mengenakan atribut kerja. Perilaku itu dinilai mencoreng citra aparatur sipil negara sekaligus membuka potensi kelalaian dalam pengawasan aktivitas pasar.

Dharma Suyasa menyatakan telah memanggil dan memberikan pembinaan keras kepada para pegawai yang bersangkutan. Namun ia menegaskan sanksi lebih berat, termasuk pemberhentian tidak hormat, akan dijatuhkan apabila pelanggaran serupa terulang.

“Jika sekali lagi mereka melanggar disiplin seperti ini, kami tidak segan-segan untuk memberhentikan mereka dengan tidak hormat,” tegasnya.

Insiden ini juga memunculkan pertanyaan soal pengawasan internal dan standar operasional di UPTD Pengelolaan Pasar. Sebagai unit yang menjadi ujung tombak penerimaan retribusi daerah, kedisiplinan petugas lapangan dinilai berpengaruh langsung terhadap optimalisasi PAD dan kepercayaan publik.

Dinas terkait mengklaim tengah melakukan pembenahan menyeluruh, termasuk evaluasi sistem pengawasan dan kinerja pegawai. Pemerintah daerah menegaskan komitmennya menjaga integritas aparatur, terutama pada unit layanan publik yang bersentuhan langsung dengan aktivitas ekonomi masyarakat. (Red-Radarinpirasi)

banner 336x280

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *