Berbagi Takjil Ramadan, Kepedulian dan Risiko Jalan Raya

Pojok Kota4 Dilihat
banner 468x60

SURABAYA, Radarinspirasi.com — Aksi sosial bertajuk “Indahnya Kepedulian dengan Berbagi Takjil” yang digelar oleh redaksi media digital Radarinspirasi.com di Jalan Raya Banyu Urip, Surabaya, Rabu (18/03/2026), menjadi potret nyata kepedulian di tengah dinamika lalu lintas perkotaan saat Ramadan 1447 Hijriyah/2026 Masehi. Kegiatan ini menyasar para pengguna jalan, mulai dari pengendara roda dua, sopir angkutan, hingga pejalan kaki yang melintas menjelang waktu berbuka puasa.

WhatsApp Image 2026-03-20 at 19.07.20 (2)

banner 336x280

Di tengah kepadatan arus kendaraan pada jam sibuk sore hari, sejumlah anggota redaksi tampak turun langsung ke jalan membagikan paket takjil. Aksi tersebut tidak hanya berjalan tertib, tetapi juga mendapat respons positif dari masyarakat. Namun demikian, dari sudut pandang keselamatan, kegiatan di badan jalan tetap memerlukan pengaturan yang ketat agar tidak memicu potensi gangguan lalu lintas maupun risiko kecelakaan.

Sejumlah pengendara mengaku terbantu dengan adanya pembagian takjil tersebut, terutama bagi mereka yang masih berada di perjalanan saat waktu berbuka tiba. “Sangat membantu, apalagi kami belum sempat membeli makanan untuk berbuka,” ujar salah satu pengguna jalan. Di sisi lain, terdapat pula pandangan kritis yang menilai kegiatan semacam ini perlu berkoordinasi lebih intens dengan pihak terkait agar tidak mengganggu kelancaran arus kendaraan di ruas jalan utama.

WhatsApp Image 2026-03-20 at 19.07.19 (3)

Dari pihak internal redaksi media digital Radarinspirasi.com, disampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen sosial media dalam mendekatkan diri dengan masyarakat. “Ini bukan sekadar berbagi makanan, tetapi juga bentuk kepedulian dan upaya membangun hubungan emosional dengan publik. Kami ingin hadir tidak hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga bagian dari masyarakat itu sendiri,” ungkap perwakilan redaksi tanpa menyebutkan identitas.

Secara makna, berbagi takjil di bulan Ramadan memiliki nilai spiritual dan sosial yang kuat. Selain menjadi bentuk sedekah yang dianjurkan dalam ajaran Islam, kegiatan ini juga mempererat rasa kebersamaan, empati, dan solidaritas antarwarga. Ramadan menjadi momentum yang tepat untuk menumbuhkan kepedulian, terutama kepada mereka yang sedang dalam perjalanan atau memiliki keterbatasan untuk mendapatkan makanan berbuka tepat waktu.

WhatsApp Image 2026-03-20 at 19.07.20 (1)

Meski demikian, para pengamat sosial mengingatkan bahwa kegiatan berbagi di ruang publik tetap harus memperhatikan aspek keamanan dan ketertiban. Koordinasi dengan aparat setempat dinilai penting agar niat baik tidak berujung pada potensi risiko di lapangan.

Dengan antusiasme masyarakat yang tinggi, kegiatan ini diharapkan dapat terus berlanjut di masa mendatang dengan pengelolaan yang lebih sistematis dan aman, sehingga nilai kepedulian yang diusung dapat dirasakan lebih luas tanpa mengesampingkan keselamatan bersama. (Red-Radarinspirasi)

banner 336x280

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *