BNN Bongkar Lab Narkoba Diduga Geng Rusia

Hukrim11 Dilihat
banner 468x60

GIANYAR, Radarinspirasi.com – Tim gabungan Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, Polda Bali, dan Bea Cukai membongkar laboratorium narkoba rahasia di sebuah vila di Desa Saba, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar. Dalam operasi yang berlangsung Jumat (6/3/2026) dini hari itu, petugas mengamankan seorang perempuan warga negara Rusia bernama Natalia (30).

Penggerebekan dilakukan di Villa De Bale Mercapada yang berlokasi di Jalan Padat Karya, Banjar Banda. Operasi yang dipimpin Kombes Pol Lilik Tribhawono tersebut mengungkap dugaan aktivitas produksi narkotika sintetis dalam skala tersembunyi di kawasan permukiman padat.

banner 336x280

Natalia ditangkap tanpa perlawanan saat petugas memasuki dan menggeledah vila tersebut. Dari hasil pemeriksaan awal, aparat menemukan ruangan yang diduga digunakan sebagai laboratorium clandestine untuk memproduksi narkotika sintetis jenis mephedrone.

Penggeledahan di dalam kamar pelaku mengungkap sejumlah jerigen berisi cairan kimia yang diduga merupakan bahan baku produksi narkotika. Cairan tersebut disimpan langsung di dalam ruangan tempat tinggal tersangka.

Berdasarkan identifikasi awal tim Laboratorium Forensik BNN, cairan yang ditemukan mengandung zat cannabinoid sintetis yang kerap digunakan sebagai bahan dalam pembuatan narkotika sintetis.

Selain bahan baku utama, petugas juga menyita berbagai bahan kimia lain yang lazim digunakan dalam proses sintesis narkoba. Di antaranya methanol, ethyl acetate, methylamine, hydrobromic acid, serta citric acid.

Tak hanya bahan kimia, aparat juga menemukan sejumlah peralatan laboratorium profesional seperti erlenmeyer, timbangan digital, syringe atau alat suntik, filter, masker respirator, hingga alat pengering yang diduga digunakan dalam proses produksi.

Pengungkapan laboratorium rahasia ini disebut merupakan hasil pengembangan dari kasus narkotika sebelumnya yang diungkap aparat di sebuah vila di kawasan Jalan Wisata, Kecamatan Sukawati, Gianyar.

Penyidik menduga kuat lokasi di Banjar Banda tersebut merupakan bagian dari jaringan peredaran narkoba internasional yang melibatkan warga negara asing.

Sejumlah pejabat kepolisian terlihat turun langsung ke lokasi untuk memantau proses olah tempat kejadian perkara (TKP). Kapolres Gianyar AKBP Candra C. Kusuma tiba di lokasi pada Jumat pagi, disusul Direktur Reserse Narkoba Polda Bali Kombes Pol Radiant yang memantau proses identifikasi barang bukti oleh Tim Inafis dan Labfor.

Saat ini Natalia masih menjalani pemeriksaan intensif guna mengungkap kemungkinan keterlibatan jaringan yang lebih luas di balik operasional laboratorium tersebut.

Tim Laboratorium Forensik Polda Bali juga telah mengambil sampel dari seluruh zat kimia yang ditemukan di lokasi untuk diuji secara ilmiah guna memastikan kandungan dan jenis narkotika yang diproduksi.

BNN RI dijadwalkan akan memberikan keterangan resmi terkait pengungkapan kasus ini melalui konferensi pers pada Sabtu (7/3/2026) di lokasi kejadian.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Ariasandy menyatakan pihaknya masih melakukan pendalaman lebih lanjut terkait jaringan dan perkembangan penyidikan kasus tersebut.

(Red-Radarinspirasi)

banner 336x280

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *