IWD 2026 Bali Soroti Ketimpangan Gender

Nasional8 Dilihat
banner 468x60

DENPASAR, Radarinspirasi.com – Isu kesetaraan gender kembali menjadi sorotan dalam peringatan Hari Perempuan Internasional (International Women’s Day/IWD) 2026 yang digelar Konsulat Jenderal Australia di Bali melalui diskusi panel dan pameran pemberdayaan perempuan, Kamis (12/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Bali tersebut mengusung tema “Balance the Scale” dan menghadirkan berbagai tokoh perempuan dari sektor pemerintahan, perbankan, hingga aktivis lingkungan untuk membahas upaya menutup kesenjangan gender yang masih terjadi di berbagai bidang.

banner 336x280

Konsul Jenderal Australia di Bali, Jo Stevens, menegaskan bahwa kesetaraan gender tidak hanya berkaitan dengan isu hak asasi manusia, tetapi juga menjadi faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan sosial.

“Australia percaya bahwa kesetaraan gender bermanfaat bagi semua orang karena mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kohesi sosial, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya dalam sambutan pembukaan.

Menurut Stevens, kesetaraan gender juga memiliki dampak signifikan dalam menekan angka kemiskinan, mengurangi konflik sosial, serta memastikan tidak ada kelompok masyarakat yang tertinggal dalam proses pembangunan.

Ia menambahkan bahwa pemerintah Australia berkomitmen memperkuat kerja sama dengan pemerintah daerah dan berbagai organisasi perempuan agar perempuan memiliki ruang yang lebih luas untuk belajar, memimpin, dan berkembang.

Pernyataan tersebut mendapat dukungan dari Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali, Putri Koster, yang menilai forum seperti ini penting untuk memperkuat kolaborasi serta membuka ruang dialog antarperempuan dari berbagai latar belakang.

Menurut istri Gubernur Bali Wayan Koster itu, kegiatan semacam ini dapat menjadi wadah bagi perempuan untuk saling berbagi pengalaman serta strategi dalam menghadapi tantangan kesenjangan gender.

Diskusi panel bertema “Women Taking Action” menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai sektor, di antaranya Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Bali A.A. Sagung Mas Dwipayani, Komisaris Grup Bank Lestari Suzana Chandra, pendiri komunitas lingkungan PlastikDetox Anna Sutanto, serta Manajer Solutions Lab di Kopernik Annisa Nurulhuda.

Diskusi yang dipandu Ketua Tim INKLUSI Kate Shanahan tersebut membahas berbagai langkah konkret untuk meningkatkan peran perempuan, termasuk dalam bidang ekonomi, lingkungan, dan kebijakan publik.

Selain diskusi, kegiatan ini juga diisi dengan pameran yang melibatkan 13 organisasi pemberdayaan perempuan di Bali yang menampilkan berbagai program dan inovasi sosial yang mereka jalankan di tengah masyarakat.

Pameran tersebut menjadi ruang interaksi bagi lebih dari 100 peserta yang terdiri dari unsur pemerintah, pelaku bisnis, akademisi, hingga komunitas seni untuk melihat langsung berbagai inisiatif yang mendorong terciptanya masyarakat yang lebih inklusif.

Melalui kegiatan ini, pemerintah Australia bersama berbagai pemangku kepentingan di Bali menegaskan kembali komitmen mereka untuk memperkuat peran perempuan dalam pembangunan sekaligus memastikan kesetaraan gender menjadi bagian penting dalam agenda pembangunan berkelanjutan. (Red-Radarinspirasi)

banner 336x280

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *