Kasanga Festival Dibuka, 16 Ogoh-Ogoh Ramaikan Denpasar

Nasional7 Dilihat
banner 468x60

DENPASAR Radarinspirasi.com – Pemerintah Kota Denpasar resmi membuka Kasanga Festival Caka 1948 Tahun 2026 di kawasan Catus Pata Patung Catur Muka, Jumat (6/3). Pembukaan ditandai dengan pemukulan kulkul oleh Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Wakil Wali Kota I Kadek Agus Arya Wibawa, Ketua DPRD Denpasar I Gusti Ngurah Gede serta unsur Forkopimda.

Festival tahunan yang digelar menjelang Hari Raya Nyepi tersebut langsung diawali dengan pawai 16 ogoh-ogoh terbaik karya Sekaa Teruna (ST) se-Kota Denpasar. Karya yang tampil merupakan hasil seleksi dari ratusan peserta yang sebelumnya mengikuti proses kurasi.

banner 336x280

Enam belas ogoh-ogoh tersebut diantaranya berasal dari ST Cantika Banjar Sedana Merta, ST Yowana Sawitra Banjar Abiantimbul, ST Eka Dharma Banjar Saih Peguyangan Kaja, ST Sukarela Banjar Kepisah Pedungan, ST Satya Dharma Banjar Pekandelan Sanur Kaja, ST Yowana Kerta Yoga Banjar Panti Gede, hingga ST Dharma Cita Banjar Abiankapas Tengah.

Selain itu turut tampil karya dari ST Swastika Banjar Pekambingan, ST Dharma Santika Banjar Tembawu Kelod, ST Eka Cita Banjar Abiankapas Kaja, ST Taruna Dharma Castra Banjar Tengah Sidakarya, ST Swadharmita Banjar Ceramcam Kesiman, ST Dwi Tunggal Banjar Antap Panjer, ST Bineka Banjar Binoh Kelod, ST Semadhi Dharma Putra Banjar Poh Gading serta ST Mekar Sari Banjar Kesambi, Kesiman Kertalangu.

Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara mengatakan Kasanga Festival menjadi ruang kompetisi kreativitas generasi muda Denpasar dalam mengembangkan seni ogoh-ogoh yang berkaitan erat dengan tradisi menjelang Nyepi. Pemerintah kota menilai festival ini sebagai instrumen penguatan identitas budaya Bali di tengah perkembangan kota.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga diarahkan untuk menanamkan prinsip Satyam Siwam Sundharam—etika, logika dan estetika—dalam proses penciptaan ogoh-ogoh. Selain aspek seni, Pemkot Denpasar juga mulai memasukkan isu pengelolaan sampah berbasis sumber ke dalam penyelenggaraan festival.

Ia menyebut, ke depan Kasanga Festival tidak hanya menjadi tontonan budaya, tetapi juga wahana edukasi publik mengenai tanggung jawab lingkungan dan ruang interaksi generasi muda Bali dalam menjaga tradisi.

Ketua Pasikian Yowana Kota Denpasar AA Made Angga Harta Yana menjelaskan, antusiasme peserta cukup tinggi. Dari total 223 sekaa teruna yang mengikuti seleksi awal, hanya 16 karya terbaik yang tampil dalam pawai utama festival tahun ini.

Selain ogoh-ogoh utama, kegiatan juga diramaikan 10 ogoh-ogoh dari TK dan PAUD se-Denpasar, 43 karya ogoh-ogoh mini, 33 peserta lomba sketsa, 35 peserta lomba tapel, 16 peserta lomba barong, serta enam kelompok baleganjur ogoh-ogoh.

Festival yang berlangsung hingga 8 Maret ini juga menghadirkan 43 stan UMKM yang menawarkan kuliner dan produk lokal bagi pengunjung yang memadati kawasan pusat kota Denpasar selama kegiatan berlangsung.

Panitia juga menerapkan skema baru berupa pengelolaan sampah festival berbasis sumber melalui sistem waste management yang melibatkan komunitas lingkungan. Selain itu, format penilaian ogoh-ogoh tahun ini dikemas dalam bentuk pawai atau peed yang dinilai langsung saat parade berlangsung.

Dalam penyelenggaraan tahun ini, masing-masing dari 16 besar peserta ogoh-ogoh memperoleh dana pembinaan sebesar Rp30 juta. Para peserta kemudian memperebutkan hadiah utama dengan total puluhan juta rupiah, yakni juara pertama Rp50 juta, juara kedua Rp40 juta, juara ketiga Rp30 juta serta beberapa kategori juara harapan dengan nilai hadiah lebih kecil setelah dipotong pajak.

Sejumlah pejabat turut hadir dalam pembukaan festival tersebut, di antaranya Inspektur Daerah Kodam IX/Udayana, Dandim 1611 Badung Kolonel Inf Putu Tangkas Wiratawan, Kapolresta Denpasar Kombes Pol Leonardo David Simatupang, Sekda Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya serta jajaran perangkat daerah dan tokoh masyarakat.

(Red-Radarinspirasi)

banner 336x280

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *