Potongan Tubuh Ketewel Diuji DNA, Diduga WNA Hilang

Hukrim13 Dilihat
banner 468x60

DENPASAR, Radarinspirasi.com – Polda Bali memperdalam penyelidikan temuan potongan tubuh manusia di Pantai Ketewel, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. Enam sampel tulang dari jasad yang ditemukan di lokasi telah dikirim ke Laboratorium Forensik Mabes Polri di Jakarta untuk menjalani uji DNA guna memastikan identitas korban.

Langkah forensik ini diambil karena kondisi jaringan tubuh yang ditemukan sudah rusak parah sehingga tidak lagi memungkinkan digunakan sebagai bahan pemeriksaan genetika.

banner 336x280

Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Ariasandy menjelaskan, seluruh sampel tulang yang diamankan dari potongan jasad tersebut telah dilaporkan ke Bareskrim Polri dan dikirim ke Pusat Laboratorium Forensik untuk proses identifikasi ilmiah.

“Polda Bali menerima sekitar enam sampel tulang dari potongan mayat yang ditemukan di Ketewel. Sampel tersebut telah kami kirim ke Jakarta dan dilaporkan ke Bareskrim Polri untuk dilakukan pemeriksaan DNA,” ujar Ariasandy di Denpasar, Rabu (4/3/2026).

Menurutnya, laboratorium forensik Mabes Polri dipilih karena memiliki teknologi khusus yang mampu mengekstraksi DNA dari jaringan tulang yang telah mengalami kerusakan atau pembusukan.

“Jaringan tubuh dari potongan mayat ini sudah rusak sehingga tidak bisa digunakan sebagai sampel DNA. Alternatifnya menggunakan jaringan tulang, dan teknologinya tersedia di Puslabfor Bareskrim Polri,” jelasnya.

Hasil uji DNA diperkirakan dapat diketahui dalam beberapa hari ke depan. Penyidik nantinya akan membandingkan hasil tersebut dengan sejumlah sampel biologis yang telah dikumpulkan dari beberapa lokasi tempat kejadian perkara (TKP).

Selain itu, polisi juga akan mencocokkan hasil uji DNA dengan sampel milik ibu seorang warga negara asing yang sebelumnya melaporkan anaknya hilang dan diduga menjadi korban penculikan.

“Pemeriksaan DNA ini penting untuk memastikan identitas potongan tubuh yang ditemukan di Pantai Ketewel. Hasilnya kami tunggu dalam beberapa hari ke depan,” kata Ariasandy.

Sebelumnya, warga menemukan beberapa potongan tubuh manusia di pesisir Pantai Ketewel pada Kamis (26/2/2026). Potongan tubuh tersebut kemudian dievakuasi dan diperiksa oleh tim dokter forensik di RSUP Prof Ngoerah Denpasar.

Temuan mengerikan tersebut diduga berkaitan dengan kasus hilangnya seorang warga negara Ukraina, Ihor Komarav (28), yang dilaporkan menghilang sejak Minggu (15/2/2026).

Berdasarkan laporan awal, korban diduga diculik saat bersama rekannya hendak berlatih mengendarai sepeda motor di jalur tanjakan kawasan Jimbaran, Kabupaten Badung. Saat kejadian, korban dibonceng rekannya dan berada di posisi paling belakang.

Di tengah perjalanan, keduanya diserang oleh orang tak dikenal. Rekan korban berhasil melarikan diri dan kemudian melaporkan peristiwa tersebut kepada pihak kepolisian.

Tak lama setelah insiden itu, beredar video siaran langsung yang memperlihatkan korban berada di sebuah vila sambil meminta keluarganya menyiapkan uang tebusan. Video tersebut memperkuat dugaan bahwa korban sempat disekap oleh para pelaku.

Polisi kemudian menelusuri lokasi yang diduga menjadi tempat korban merekam video tersebut. Hasil pemeriksaan forensik menemukan bercak darah yang setelah diuji memiliki kecocokan dengan darah yang ditemukan di mobil yang diduga digunakan para pelaku dalam aksi penculikan tersebut. (Red-Radarinspirasi)

banner 336x280

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *