DENPASAR, Radarinpirasi.com – Menjelang Hari Raya Nyepi Caka 1948 dan Idul Fitri 1447 Hijriah, Satuan Tugas Sapu Bersih (Satgas Saber) Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan Provinsi Bali melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah pusat distribusi dan penjualan bahan pokok di Kota Denpasar, Senin (9/3/2026).
Langkah ini dilakukan untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan 14 bahan kebutuhan pokok penting (bapokting) di pasaran agar masyarakat tetap memperoleh bahan pangan dengan harga yang sesuai ketentuan pemerintah menjelang dua hari besar keagamaan tersebut.
Sidak dipimpin Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Bali dengan melibatkan sejumlah instansi terkait, di antaranya Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Bali, serta Perum Bulog Kantor Wilayah Bali.
Tim gabungan menyisir sejumlah titik distribusi dan penjualan bahan pangan di Kota Denpasar. Lokasi yang menjadi sasaran pemeriksaan meliputi pedagang di Pasar Kreneng, distributor bahan pangan, hingga ritel modern.
Beberapa lokasi yang didatangi antara lain Toko Sari Mincul, Toko Daging Sapi Bu Oman, serta Warung Bumbu di kawasan Pasar Kreneng. Selain itu, tim juga memeriksa distributor CV Sari Limo di Jalan Gatot Subroto serta ritel modern Supermarket Grand Lucky di Jalan PB Sudirman.
Dalam sidak tersebut, petugas memeriksa kesesuaian harga jual 14 bapokting dengan harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah. Komoditas yang dipantau meliputi beras, telur, cabai, bawang, daging sapi, serta sejumlah bahan pokok lainnya.
Selain memeriksa harga di tingkat pedagang, tim satgas juga menelusuri jalur distribusi bahan pangan mulai dari distributor hingga pedagang untuk memastikan tidak terjadi praktik penimbunan ataupun distribusi yang berpotensi memicu lonjakan harga.
Petugas juga mengecek ketersediaan stok bahan pangan di gudang distributor maupun tempat penyimpanan pedagang guna memastikan pasokan tetap aman menjelang perayaan Nyepi dan Idul Fitri.
Hasil sidak menunjukkan tidak ditemukan pedagang yang menjual 14 bapokting melebihi harga eceran tertinggi yang telah ditetapkan pemerintah. Temuan tersebut menunjukkan harga bahan kebutuhan pokok di wilayah Denpasar masih relatif stabil dan terkendali.
Satgas Saber Pangan Bali memastikan kegiatan pengawasan pasar akan terus dilakukan secara berkala di berbagai wilayah untuk menjaga keterjangkauan harga serta menjamin ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat.
Di sisi lain, Polda Bali juga meningkatkan kesiapsiagaan personel menjelang dua hari besar keagamaan tersebut dengan menggelar Apel Kesiapan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) di halaman Mapolda Bali, Senin (9/3/2026).
Apel yang dipimpin Kepala Biro Operasi Polda Bali Kombes Pol Soelistijono tersebut diikuti personel dari berbagai satuan fungsi sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Kegiatan ini dilaksanakan melalui peningkatan patroli di sejumlah titik rawan, pengamanan tempat ibadah, pusat keramaian, serta pemeriksaan kendaraan guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas,” ujar Soelistijono.
Selain patroli dan pengamanan, kepolisian juga akan melakukan langkah preventif dengan memberikan imbauan kepada masyarakat agar turut menjaga keamanan lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan menjelang perayaan hari besar keagamaan.
Polda Bali menegaskan peningkatan pengamanan tersebut merupakan komitmen aparat dalam memastikan masyarakat dapat menjalankan rangkaian ibadah serta perayaan Nyepi dan Idul Fitri dengan aman dan tertib. (Red-Radarinpirasi)









































