WNA Ribut Soal Ongkos Ojol, Warga Turun Tangan

Hukrim14 Dilihat
banner 468x60

BADUNG, Radarinspirasi.com – Sebuah video yang memperlihatkan cekcok antara seorang perempuan warga negara asing (WNA) dan pengemudi ojek online (ojol) di Badung, Bali, viral di media sosial. Perselisihan tersebut dipicu dugaan ongkos perjalanan yang belum dibayarkan penumpang kepada pengemudi.

Dalam rekaman yang beredar, pengemudi ojol terlihat menagih biaya perjalanan kepada perempuan tersebut. Namun, perempuan WNA itu justru merespons dengan teriakan bernada tinggi sambil memarahi pengemudi dan berjalan menuju sebuah gang.

banner 336x280

Situasi di lokasi sempat memanas. Dalam video tampak keduanya terlibat adu mulut hingga aksi saling dorong di pinggir jalan, memicu perhatian warga sekitar yang kemudian berdatangan untuk melihat keributan tersebut.

Berdasarkan informasi yang beredar bersama video, perempuan tersebut diduga bukan pertama kali bermasalah terkait pembayaran ongkos perjalanan. Keributan akhirnya mereda setelah seorang warga turun tangan membantu melunasi biaya perjalanan yang dipersoalkan.

Peristiwa itu terjadi di Gang Blok D3, Perumahan Dalung Permai, Lingkungan Bhineka Asri, Kelurahan Kerobokan Kaja, Kecamatan Kuta Utara, Badung, pada Jumat (6/3/2026) sekitar pukul 10.00 Wita.

Seorang warga yang berada di lokasi menyebut pengemudi ojol mengaku mengantar penumpang tersebut dari kawasan Seminyak menuju Canggu. Namun, penumpang itu turun di wilayah Dalung tanpa melakukan pembayaran.

“Menurut pengakuan ojol ke warga, ongkos perjalanan sekitar Rp 200 ribu belum dibayar,” ujar seorang warga yang menyaksikan kejadian tersebut.

Keributan itu menarik perhatian warga yang saat itu sedang beraktivitas di sekitar lokasi, termasuk pembeli yang tengah berbelanja dari pedagang sayur keliling. Penolakan WNA untuk membayar ongkos membuat pengemudi ojol kesal hingga terjadi aksi saling dorong di depan rumah kontrakan perempuan tersebut.

Seorang warga lain yang enggan disebutkan namanya mengatakan mereka kesulitan memahami percakapan keduanya karena menggunakan bahasa asing. Situasi yang semakin panas membuat warga berupaya mencari jalan keluar agar keributan tidak berlanjut.

Saksi lain di lokasi, Bu Erwin, mengaku sempat mencari bantuan pemuda yang bisa berbahasa Inggris untuk mengetahui duduk perkara kejadian tersebut. Berdasarkan pengakuan perempuan WNA itu, ongkos perjalanan disebut telah dibayarkan oleh teman lelakinya saat keberangkatan dari Seminyak.

“Dia mengaku ongkos sudah dibayar di awal oleh teman lelakinya di Seminyak sebesar Rp 200 ribu. Tapi kami tidak bisa memastikan kebenaran pengakuan itu,” kata Bu Erwin.

Meski demikian, pengemudi ojol tetap bersikeras belum menerima pembayaran sama sekali. Perdebatan antara keduanya pun semakin memicu ketegangan di lokasi.

Untuk meredam situasi, warga akhirnya berinisiatif mencari solusi cepat. Salah satu warga meminjam uang dari pedagang burung yang berada di sekitar lokasi untuk melunasi ongkos perjalanan tersebut.

“Saya pinjam uang dulu untuk membayar ongkos ojolnya. Akhirnya disepakati Rp 150 ribu dan pengemudi ojol itu langsung pergi,” ujar Bu Erwin.

Warga sekitar menyebut perempuan asing tersebut telah hampir satu tahun menempati rumah kontrakan di Lingkungan Bhineka Asri. Meski jarang berinteraksi, ia dikenal warga karena kerap keluar pada malam hari dan kembali ke kontrakan pada pagi hari.

“Biasanya hanya menyapa singkat seperti ‘good morning’. Pernah juga meminjam uang untuk bayar ojek, tapi katanya akan dikembalikan,” ungkap seorang warga.

Setelah video keributan itu viral di media sosial, perempuan WNA yang identitasnya belum diketahui tersebut dilaporkan meninggalkan rumah kontrakannya secara mendadak pada Sabtu dini hari.

Kepala Lingkungan Banjar Bhineka Asri, Made Suarjana, mengatakan rumah kontrakan yang sebelumnya ditempati WNA tersebut kini telah kosong tanpa barang milik penyewa.

“Sekitar pukul 01.00 Wita dia pergi dan pindah rumah. Sekarang sudah tidak ada barangnya. Warga melaporkan kejadian itu memang seperti yang viral,” kata Suarjana.

(Red-Radarinspirasi)

banner 336x280

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *